Kerinduan Akan Wajah Ibu (Untuk Lyla)

Jauh-Dekat Selalu Ada Ibu di Hati

Puisi ini saya tujukan untuk salah seorang yang banyak memberikan inspirasi dan motivasi bagi saya, dia sudah saya anggap sebagai adik sendiri. Untuk Lyla Diah Susanti selamat menikmati ya, ini merupakan kado susulan atas ulang tahun Lyla tanggal 26 Desember 2011 yang lalu, mohon maaf saat itu kita sedang tidak bersama karena aku masih di luar kota, anggap ini sebagai penebus ketidakhadiran itu :

Kerinduan Akan Wajah Ibu

 

Lyla; kalau kamu punya rasa rindu untuk Ibumu
Boleh kan kalau aku juga punya rasa yang sama?
Rasa rindu akan seorang anak perantauan
Akan wajah ibunya di seberang sana
Akan wajah ayahnya yang jauh di sana
Akan wajah saudara-saudaranya yang berseliweran

Memang; Ibu kita tak sama
Apalagi ayah kita
Nurani dan hatilah yang membuat kita sama
Merasakan hal yang sama
Dan merindukan hal yang sama juga, bukan begitu?
Semoga Sang Maha Pemelihara senantiasa menjaga kita semua untuk hal ini
Memelihara hati dan jiwa kita untuk selalu hormat dan berbakti kepada orang tua
Dimanapun kita berada

Lyla si sulung;
Kedekatan, seringkali menjauhkan hati
Dan kejauhan menambah kedekatan batin dan jiwa
Di saat sendiri
Wajahnya terbayang-bayang
Rona dan auranya menyatu dalam sunyi
Rasanya kemarahan yang sering kali hadir untuknya seketika hilang dan terlupakan
Kemudian munajat di atas sajadah mengobatinya
Semacam antibiotik yang menghilangkan sakit

Ibu; aku rindu masakanmu
Ibu; aku kagum akan perjuanganmu
Ibu; aku terlena oleh tangis dan tawamu

Ibu; aku inginkan kemarahanmu
Agar aku lebih khusyu’ mengumandangkan do’a-do’aku
Karena dengan marahmu aku bisa meramahkan diriku di hadapan Tuhan
Aku jadi tahu akan daftar kesalahanku padamu
Dan seketika itu, betapa menyesalnya aku karena telah melukaimu perasaanmu
Tuhan; maafkan aku karena telah menyia-nyiakan ibuku

Ibu; aku mau ibu selalu
Ibu; pasti kau tak pernah lupa mendo’akan aku
Dalam kedekatan kita maupun kejauhan kita
Ibu; semoga Tuhan senantiasa melimpahkan kebahagiaan untukmu

Ibu; Ibu dan Ibu
Tanpa ridhomu apalah artinya aku
Tanpa air matamu apalah manfaatku
Tanpa darahmu yang juga mengalir dalam darahku apalah arti semangatku

Ibu; kekuatanmu adalah kekuatanku
Ibu; bahagiamu adalah bahagiaku
Ibu; banggamu padaku adalah semangat dan inspirasiku menjalani hidup yang penuh onak ini
Bapak; terimakasih telah memilih ibu yang luar biasa ini bagiku

Lyla; semoga kita bisa menjadi lebih hebat dari Ibu kita
Dan semoga kita bisa mempersembahkan yang terbaik untuk orang tua kita
Baik dalam adanya atau ketiadaannya

– Dari IIS –

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Ismi. Bookmark the permalink.

4 Responses to Kerinduan Akan Wajah Ibu (Untuk Lyla)

  1. good puisi….
    selalu inget orang tua kita dan kunjungi mereka…
    arigato gozaimasu

  2. Is says:

    terimakasih banyak atas komentarnya, InshaAllah smoga kita slalu terjaga untuk mengingat orang tua kita
    domoo arigatoo

  3. huaaa, say tak tau kalo udin comment. matur nuhun din. t eleng pesanmu.🙂

    makasih juga mbak iis🙂

  4. Is says:

    Iya Lyla, sama2 ya, smoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s