Cerita di Ramadhan & Syawal 1432 H (2 Of 2)

Alhamdulillah,

Narasi selanjutnya ;

2. Cerita di Syawal 1432 H

Syawalan Bareng Ibu,Tante&Sepupu

(*) Kalau bisa disimpulkan; Selasa ya Lebaran, Rabu juga lebara, jadi tak usahlah memperdebatkan siapa yang benar dan siapa yang salah. Toh perbedaan ini mengajarkan kepada kita tentang makna komitmen dan konsistensi. Imam yang mana kita ikuti? itulah yang menjadi komitmen dan konsistensi kita. Jangan semaunya sendiri; puasanya belakangan, lebarannya duluan.
(*) Sore harinya di hari lebarannya golongan Muhammadiyah saya berziarah ke makam Bapak, Kakek-Nenek dan anggota keluarga yang lain (dari Bapak dan Ibu) dengan membawa tanaman khas yang biasanya ditancapkan tanah kuburannya (kalau di Madura namanya “selase”, entah Bahasa Indonesianya). Standar lah ya untuk masalah bacaan : kirimkan al-fatihah untuk Rasulullah dan sahabat, kemudian yang meninggal lalu baca surat yasin dan berdo’a untuk yang meninggal semoga diberikan ampunan, rahmat dan syafaat dari Allah SWT serta dilapangkan dan diterangkan kuburannya. Setelah pulang dari kuburan disapa oleh seorang sepupu : “kok ke kuburannya hari ini, kan lebarannya besok?”, saya :”lah, bukannya hari ini lebaran juga ya?”. Untuk mengubah ritme aja biar lebih dinamis, gak selalu harus di hari lebaran juga kan yang namanya ziarah, meski tak sempat berziarah langsung yang penting do’a yang istiqomah untuk orang tua yang sudah meninggal juga bisa.
(*) Tadinya mau copy gayanya Bapak terkait ziarah; beliau biasanya berziarah sehabis sholat shubuh di hari lebaran karena memang lokasinya tidak jauh, sehingga sepulang sholat ied tidak perlu keluar-keluar lagi dan stay tune di rumah untuk menunggu tamu yang datang, tapi ternyata gaya beliau susah saya copy karena berdasarkan estimasi waktu yang saya buat ternyata kurang memungkinkan. Jadilah sore H-1 lebaran berziarahnya.
(*) Menikmati genderang takbir di Al-Falah, pas lama-lama mendengarkan kok kayak  ada suara cewek yang ikut takbiran juga, penasaran dengan orangnya siapa saya pun bergabung dengan mereka yang rata-rata adalah anak-anak SD-SMP dan ada beberapa diantaranya adalah murid-murid saya. Rupanya ada yang salah membacakannya, saya pun mengkoreksinya sedikit–> “Fika, bukan ilham, tapi Hilham-de’ “. Ia pun berusaha memperbaiki bacaanya di lantunan takbir berikutnya #namanya juga anak kecil.
(*) Banyak hikmah dibalik lebaran ganda ini; cucian beres, setrikaan komplit, acara ngepel pun ok punya dan beres-beres rumah pun selesai, jadi pas malam lebaran santai banget serasa di tengah sawah🙂.
(*) Sebelum sholat ied dimulai, setelah sholat shubuh berjemaah mengambil posisi sajadah dulu supaya tidak repot mencari tempat lagi. Lah tante saya (adiknya Ummi,red) tahu aja posisi saya dimana dan dia pun menggelar sajadahnya sebaris dengan saya #sebaris sekeluarga deh.

Hanum udah gede aja & bs jalan pula

(*) Mengubah ritme kan?, kini giliran saya menunggu tamu di rumah dan memang sengaja tidak keluar rumah setelah usai sholat ied supaya pengunjung tidak kecewa. Baru sorenya bisa keluar rumah itupun tidak lama. Dan malamnya lagi meski jaga kandang lagi untuk menunggu tamu, begitupun besoknya, untuk bisa bersilaturrahim ke rumah sahabat meski pintar-pintar curi waktu supaya keluarga Bapak dan keluarga Ibu bisa saya kenali lebih dalam lagi orang-orangnya.

Mi mi...apa ya enaknya? Rujakan aja yuk

(*) Siang-siang sambil menunggu tamu siapa tahu ada yang berkunjung, duduk dulu depan rumah dan mikir-mikir ngapain ya yang enak. Maka rujakan pun menjadi solusi karena Ummi sengaja membeli buahnya supaya kami tidak keluar rumah dan repot-repot membeli. Ronde 1, ummi yang membuat bumbunya, karena kurang cocok dengan buahnya maka saya pun membuat sendiri bumbunya dan ASTAGA membuat saya meler-meler karena kepedasan sampai saya harus bolak-balik ke depan dan ke belakang untuk mengambil tissu, saat ponakan bertanya :”kenapa”, saya hanya bisa menjawab : “mau pingsan”, dan saat pedas sempat-sempatnya kakak saya bercerita aneka macam peristiwa dari yang sudah saya tahu dan diulang-ulang sampai hal yang gak penting, saya pun mengatakan kepada dia “kyk twitter aja niy, ngetweet aja, udh tau pedes diajak ngobrol”.

Permisi, yang bikin mau makan dulu

(*) Malamnya, lidah ingin menyicipi sesuatu yang berbeda dan tak berhubungan dengan menu spesial lebaran, maka sekitar jam 10 malam pun saya membuat mie rebus campur cabe diiris ditemani telur asin+krupuk dan tak lupa teh manis hangat. Ponakan pun ikut nimbrung juga merasakan santapan nusantara buatan saya padahal tadinya dia sudah di dalam kamar tidur bersama mamanya, gara-gara saya panggil eh dia keluar juga.
(*) Selanjutnya adalah acara silaturrahim yang saya bikin sendiri dengan mengunjungi beberapa teman SD, SMP dan SMA. Dan yang paling menarik adalah saya bisa bersua dan mendapatkan update-an cerita dari teman SMP saya yang baru kali ini saya bisa temui. Ada banyak hal yang saya dapatkan dari mereka; perjalanan hidup sekaligus curhatan mereka yang menjadi penerang dan penenang bagi jiwa saya. Itulah salah satu hikmah silaturrahim.

Rujak Petis Madura yg dimodifikasi

Ulekan Nining yang Mantap

(*) Halal Bihalal bersama murid-murid tercinta dengan konsep acara Rujak dan Es Buah Party, dimana saya bagi mereka dalam 5 kelompok; masing-masing kelompok membuat jenis rujak yang berbeda yang sudah saya tentukan berserta es buahnya (ada rujak petis, rujak kacang, rujak cuka, rujak manis dan rujak cacca).
(*) FYI : di hari ke 7 Syawal merupakan Lebaran Ketupat di Madura, jadi jangan berharap bertemu ketupat di hari pertama Syawal, adanya adalah hari ketujuh dengan menu special yang bernama Topak Ladeh dan diiringi dengan pesta mercon/petasan dan dilanjutkan dengan acara jalan-jalan (biasanya ke pantai atau ke tempat wisata yang lain). Selamat lebaran ketupat bagi yang merayakannya, meski Indonesia kalah melawan Bahrain tapi tetep Topak Ladeh harus dinikmati.

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Ramadhan-Syawal. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s