Sekuntum Mawar Marun-Kuning

Alhamdulillah,

Tralala berbunga juga 'Alhamdulillah'

Setelah beberapa bulan dalam perawatan, senang sekali rasanya melihat mawarku berkuncup dan merekah bunganya. Kenapa senang? jelas dunk, karena tidak sia-sia menyiram dan memperhatikannya secara rutin. Tak dinyana, mawar itu bisa tumbuh dan berkembang padahal beberapa kali ganti pot karena saya iseng memindahkannya dari satu sisi ke sisi yang lain dan dari satu pot ke pot yang lain.

Pada saat melihat bunganya sudah mulai menguncup, hati saya pun berbunga-bunga menikmati tanaman-tanaman saya. Inilah yang namanya proses; berjalan sedikit demi sedikit dan penuh kesabaran serta ikhtiar, inshaAllah hasilnya akan memuaskan. Makin cinta pokoknya sama yang namanya dunia tanam-tanaman. Saking dari cintanya, tiada hari tanpa memperhatikan tanaman-tanaman itu dengan menyediakan minuman botolan yang diletakkan di teras rumah supaya tak lupa memberinya makan. Disamping itu, tidak lupa juga untuk menambahkan koleksi tanaman yang merupakan hasil hibahan dari saudara-tetangga yang kebetulan memiliki hobi yang sama. Benar-benar hobi yang murah, meriah dan menyenangkan.

Bagaimana cara merawat mereka :
1. Jika masih belum berakar, saya letakkan di polybag dulu dan jauh dari teras supaya cukup intensitas cahaya dan airnya
2. Jika sudah berakar dan diyakini cukup kuat maka pindahkan ke pot pilihan dan letakkan di teras supaya rumah lebih terlihat segar
3. Perhatikan tanaman-tanaman dalam pot dengan cara membuang daun-daun atau batang yang kering atau ada ulatnya supaya tidak mengganggu ke bagian yang lain
4. Siram dengan air yang cukup dan sesekali diguyur supaya mereka segar dan bugar
5. Jika tanah mengalami erosi, maka jangan lupa tambahkan supaya asupannya cukup
6. Pindahkan pot-pot ke tempat yang lebih berintensitas cahaya lebih banyak supaya proses fotosintesis berlangsung lebih baik sehingga perkembangan dan pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat.

tanaman selain mawar, suka sama warnanya

Sayang, cabe yang saya tanam dengan banyak dibantu oleh Mbak Su kurang memuaskan hasilnya karena saat pohonnya sudah berbuah beberapa biji, eh malah daunnya rontok tak karuan atau kadang malah dimakan tikus.

Balik lagi ke bunga mawar, jadi teringat sama lirik yang dibawakan oleh siapa gitu yang judulnya “sekuntum mawar merah” : bunga mawar merah suatu tanda cinta, yang berarti bahwa kucinta padamu….dan seterusnya. Masalahnya ini bukan mawar merah, tapi mawar marun bercampur kuning, jadi liriknya yang enak seperti apa ya? tanpa lirik kali ya biar lebih membumi dan umum, siapapun bisa meliriknya dan kalau memang dibutuhkan bunganya silahkan diambil toh nanti juga tumbuh bunga-bunga yang lain yang lebih banyak…..Amin. Jadi tertarik untuk membuat taman mawar beraneka warna ini,ingin cari-cari mawar aneka warna ah supaya lebih colorful dan semarak.

Semoga tanaman-tanaman yang lain tumbuh dan berkembang dengan normal dan semakin membuat saya nyaman saat berada di rumah. Saat melihat mereka terasa damai dan hati pun riang. Terimakasih Yaa Rabb, telah mengijinkan mereka untuk berdomisili di teras dan halaman depan rumah.

– Cinta tanamanku, Cinta lingkunganku –

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Iseng. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s