Al-Baqarah:261 & Yusuf:87 #Surat Favorit Bapak

Bismillah,

My Great father

Anomali cuaca dalam beberapa tahun belakangan membuat cuaca tidak menentu dan bukan tidak mungkin kalau badan makin tidak menentu juga. Semoga kita semuanya diberikan nikmat sehat dan bugar sehingga bisa dengan normal dan lancar dalam melakukan aktivitas sehari-hari…Amin Yaa Rabb.

Tulisan kali ini tentang surat Al-Baqarah : 261 dan Yusuf : 87
1. Pada saat di suatu acara di TV Ust. Yusuf Mansyur membaca surat “Mastalul ladzina….”, tiba-tiba saya teringat sesuatu “kok rasa-rasanya saya dejavu dengan surat itu ya? tapi yang mana?”. Saya pun mantengin TV untuk melenyapkan rasa penasaran saya dan sang Ustadz menyampaikan bahwa itu adalah surat Al-Baqarah: 261. Saya pun membuka Al-Qur’an dan menandainya “nah ini dia yang saya cari-cari dari dulu, ktmu juga”.
Jadi cerita singkatnya begini : dulu pada waktu masih kecil (klo gak salah seumuran SD kelas 5/6 gitu) Bapak saya meminta saya menghafalkan surat ini, nah seperti biasa naluri protes saya keluar : “buat apa Ba ngafalin surat ini, orang masih banyak surat yang lain?”, lalu beliau pun menyemangati saya dengan mengatakan :”klo kamu ngafalin surat ini kamu akan dapat hadiah dari Bupati karena beliau sangat menyukai surat ini dan di setiap acara pertemuan beliau selalu bertanya kepada hadirin yang ada tentang surat ini”. Atas dasar “hadiah” inilah maka setiap selesai belajar mengaji dengan Bapak selalu diluangkan waktu untuk menghafalkan surat ini dan ini terus terbawa sampai dewasa.
Terus terang dan sejujurnya saya tidak tahu surat itu tentang apa. Saya baru mengetahuinya melalui Ust. Yusuf Masyur kalau itu surat tentang keajaiban sedekah….Subhanallah.
Al-Baqarah : 261 –> “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti SEBUTIR biji yang menumbuhkan TUJUH tangkai. Pada setiap tangkai ada SERATUS biji”.
MasyaAllah…begitu dahsyatnya sedekah bekerja atas dasar matematika Allah dan bukan matematika manusia yang bikin ribet dan bingung. Ustadz Yusuf terimakasih atas ilmunya dan untuk Bapak tercinta semoga senantiasa diberikan ampunan dan rahmat Allah SWT serta syafaat Rasulullah karena telah banyak mengalirkan ilmu agamanya.

2.  Kakak tertua saya di setiap moment curhat-curhatan tentang orang tua selalu mengingatkan saya tentang surat ini, sampai-sampai saya menghafalnya dan karena kebetulan setiap baca surat Yusuf selalu menghentikan diri di situ dengan membaca sejenak artinya.
Jadi cerita singkatnya begini : karena kakak tertua saya yang paling nakal dan bandel di antara saudara-saudara yang lain sehingga membuatnya dipesantrenkan di salah satu pondok di daerah Jawa Timur, jauh dari orang tua justru semakin menambah jurnal kenakalannya sampai-sampai Bapak saya sering mendapatkan surat “cinta” baik dari pihak sekolahnya maupun dari kakak saya sendiri. Apa yang dilakukan oleh Bapak saya yang bijak ini : a. Selalu mengatakan “setiap orang tua pasti punya cobaan baik dari anak-anaknya maupun hartanya, klo sudah begitu mau diapain lagi ya sabar saja, nanti juga sembuh sendiri” b. Saat kakak saya sudah putus harapan dan takut pulang ke rumah maka dalam surat balasannya ke kakak saya Bapak tercinta selalu mengatakan : “Dan janganlah berputus dari rahmat Allah”.
Tidak hanya dalam surat, dalam keseharian di rumah pun Bapak saya sering mengatakan ini baik dalam versi Arab maupun terjemahannya dan inilah yang membuat kami sebagai anak-anaknya begitu easy listening dengan surat ini. Terlihat sederhana bahasanya, namun menyimpan makna yang begitu mendalam dan ternyata sulit untuk merealisasikannya. Terimakasih untuk senantiasa menasihati kami melalui kalimat-kalimat sederhana yang menggugah semangat dan kesadaran kami serta tak lekang oleh waktu.
Yusuf : 87 –> “Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah hanyalah orang-orang yang kafir”.

Bagi yang penasaran dan ingin membaca-baca surat ini, dipersilahkan saja untuk membaca Al-Qur’annya dan mohon koreksinya jika ada tulisan saya yang salah atau kurang berkenan. Semoga menjadi taushiyah bagi kita semuanya.

– The power of Giving and Don’t Give Up (Great Father) –

Alhamdulillah.

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Al-Rasjid. Bookmark the permalink.

2 Responses to Al-Baqarah:261 & Yusuf:87 #Surat Favorit Bapak

  1. aden says:

    belom gw cobain hehehehehe

  2. Is says:

    Silahkan dicoba dulu ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s