Penyebar-Ditebar “Paku” Silaturrahim

Bismillah,

Sepupuku, Koncoku

(1) Saya masih terus mencerna momen “penyebaran” paku silaturrahim yang dilakukan oleh beberapa “tamu” misterius, yaitu : Denny Aputra (Mt’04), Ratih Ariawati (Mt’03) dan Mas Qomar (teman SD abang saya).
(2) Dalam suatu moment, boleh jadi kitalah yang menjadi subjek  silaturrahim, dan di banyak moment kita hanya menjadi object silaturrahim yang pasif.
(3) Memainkan peran manapun  secara sinergis dan aktif mampu mengembangkan dan membudayakan nilai-nilai kerukunan, yang merupakan esensi dari nilai agama.
(4) Kala diterpa “paku” silaturrahim, jangan lekas-lekas menambalnya, karena bekas-bekasnya masih akan terasa terus faedahnya. Klo memberikan manfaat, kenapa kita tidak untuk mencoba menebar “paku-paku” silaturrahim secara lebih lagi.
(5) Jangan melihat siapa yang sudah menebarkan “paku”, atau jangan memilih kepada siapa “paku-paku” itu akan kita tebarkan. Karena semuanya akan mendapatkan hikmah dan ilmu.
(6) Silaturrahim bisa kapan saja, tanpa perlu melihat moment; seperti kalau ada nikahan, melahirkan atau yang meninggal baru datang. Justru dalam moment santai akan semakin melanggengkan tali silaturrahim.
(7) Silaturrahim bisa dengan banyak cara : jika saling berjauhan tempat bisa secara online, dan jika dekat bisa saling berkunjung langsung.
(8) Kalimat pembuka silaturrahim tidak mesti puitis dan sarat makna, mengalir saja dan tanyakanlah hal yang sederhana. Suatu kali pernah hanya kata “cihuuyyy” via sms mampu menginformasikan kepada saya perihal teman yang bersangkutan. Dahsyaat memang silaturrahim itu.
(9) Mulailah silaturrahim sekarang dan dari elemen terkecil dalam keluarga; abang, kakak, om, tante, ponakan dan sepupu. Klo kemasannya membosankan, buatlah terobosan baru; nonton bareng, rekreasi bareng atau bahkan masak-masakan (rujakan) bareng.
(10) Mulai dari diri sendiri dulu dan perhatikan bahwa orang lain akan tertular “penyakit” ini juga dengan balik mengunjungi rumah kita. Anyway….ada gak yg rumahnya mau saya kunjungi? tolong siapkan bakso sama cendol ya.
(11) Keutamaan silaturrahim, diantaranya : memanjangkan umur, mendapatkan rezeki dari jalan yang tak disangka-sangka, menambah pahala, pencair suasana dan mengurangi permusuhan, awal pembentukan kerukunan dalam masyarakat.

Sudahkah Anda Silatuurahim hari ini? Bagaimana dengan saya?.Alhamdulillah hari ini saya sudah menyapa dan kirim kabar dengan junior saya di jurusan via YM, sudah dapat ilmu + saya minta dido’akan juga saat dia pamit sebentar untuk sholat dhuha..makasih ya Wahyu.

Alhamdulillah,

-Salam ukhuwah bagi semuanya-

 

 

 

 

 

 

 

 

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Islam. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s