Perempuan; Awal dari Ibu #MetHariIbu

 

Ibu yang sudah menjadi Nenek

Assalamu’alaikum, Selamat Pagi untuk semua Ibu, Para Calon Ibu, pendamping dan calon pendamping wanita, generasi-generasi penerus yang terlahir dari seorang ibu…

 

Mukadimah :

Napoleon pernah mengatakan : ” Perempuan yang mengayun buaian dengan tangan kanannya akan menggoncangkan dunia dengan tangan kirinya”. Dan ketika ditanya mengenai kubu terpenting untuk mempertahankan perancis yang ditakuti musuh, Napoleon menjawab: mereka adalah ibu ibu yang baik, yang mendidik anak anak mereka untuk menjadi prajurit mempertahankan agama yang dianuti dan mempertahank negaranya. Begitu juga apa yang dikatakan oleh Adolf Hitler kepada para wanita mengenai peranan mereka dalam perang ,” Khidmat kamu yang terbaik untuk negara ialah dengan duduk dirumah dan mendidik generasi baru.” /* senyum simpul buat Hitler, capek dunk Om kalau duduk terus di rumah.

ESSENSI :

1) Tanggal 22-23 Desember 1928 adalah awal Kongres Perempuan Indonesia pertama untuk kesetaraan gender. Jadi tanggal 22 Desember adalah hari Perempuan, bukan hari Ibu.

2) Hari Ibu ditetapkan sebagai Hari nasional oleh Soekarno melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 dan dirayakan secara nasional hingga kini.

3) Perempuan belum tentu ibu. Perempuan tak hanya ibu. Perempuan adalah awal dari ibu.

4) Ibu yang mengandung, Ibu yang melahirkan dan Ibu yang menyusui, lalu Bapak yang mencari nafkah. Kata Rosulullah : Ibumu…Ibumu…Ibumu, lalu Bapakmu.

5) Feminisme dan kesetaraan gender. Suka bingung mendefinisikan dan melihatnya. Terlihat ingin setara tapi sering meremehkan dan menghilangkan peran gender lawannya. Sebaiknya coba untuk dikaji dulu deh setara dalam sisi apa, lah wong kehadiran kita sebagai perempuan/wanita/ibu di dunia ini tidak lepas dari kehadiran laki-laki. I love Ummi and I love Aba   I love sisters and I love brother = I love my family.

6) Moment yang tidak terlupakan bersama Ibu ? (#ssstttRahasia) :Tidur bareng sampai usia kuliah (beberapa tahun belakangan sudah bisa tidur sendirian di rumah. Karena ini sering dimarahi karena seperti anak bayi), menemani ummi belanja ke pasar (karena yang sering saya incar adalah jajanannya dan saya tidak suka kalau Ummi nawarnya kelamaan), masakan yang selalu siap saji dengan sambal yang aduhai menggoda (klo mo makan suka teriak “Mo Makaaaaaan” atau saking lemesnya cukup mengatakan “aku tuh lapar”!!!), dan banyak lagi yang lainnya (termasuk di dalamnya mengandung dosa karena marah, ngambek, cemberut dan adu argumen …Astaghfirullah).

SELAMAT HARI IBU

Untuk semua Ibu dan para calon Ibu tanpa terkecuali, Selamat hari ibu ;  selamat memasak, selamat bekerja, selamat mengadung, selamat melahirkan dan selamat menyusui serta semangat mendidik. Untuk laki-laki ; selamat belajar dan menjiwai peran ibu/wanita supaya terjadi harmonisasi dalam hidup.

[Theme Song : The Cranberries-Ode To My Family]

Doo, doo, doo, doo, doo, doo, doo, doo…

My mother, my mother,
She hold me, she hold me, when I was out there.
My father, my father,
He liked me, oh, he liked me. Does anyone care?

-Bravo Ibu-

 

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Ismi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s