Transkripsi 1431H & Point-Point Proposal 1432H

Bismillahirrahmanirrahim,

Alhamdulillahirrabbil’alamin setelah lama tenggelam di dalam pikiran terwujud juga untuk menuliskan tentang perjalanan diri. Banyak hal yang menginspirasi tulisan ini. Diberikan judul seperti di atas karena apa yang dialami tak jauh berbeda dengan kehidupan kuliah yang tiap-tiap semesternya diisi dengan ilmu dan pengalaman baru, dan sebagai pelakunya diberikanlah transkripsi untuk mereview kembali mengenai apa yang telah dihasilkan. Sedangkan untuk proposal adalah bagian dari pengajuan atau permohonan atas suatu hal, dengan hal ini memberikan arah dan target yang jelas mengenai apa yang akan dilakukan. Namanya juga proposal, perlu dilakukan analisis perbandingan antara yang direncanakan dan yang dihasilkan sehingga untuk langkah selanjutnya menjadi lebih terarah lagi.

***

BAB 1. PROLOG

Tepat di depan Bayangan = Sudut favorit, inspirasi&ketenangan

“Jadikanlah masing-masing hari bukan untuk memanen padi tapi menanamlah benih

Menikmati keindahan pagi dengan segala pernak-perniknya merupakan kebahagiaan dan nikmat yang tak bisa dinikmati semua orang. Sawah yang menghijau, embun yang begitu segar, kicauan burung yang merdu, langkah yang apa adanya serta kesederhanaan busana merupakan santapan rohani di pagi hari yang mengajarkan kepada kita semua bahwa ketenangan dan kebahagiaan itu begitu sederhananya.

Banyak cara orang mengejar kebahagiaan melalui cara dan pemikirannya masing-masing. Lihatlah!!! padahal alam yang sederhana saja mampu memberikan balutan kebahagiaan bagi jiwa yang selalu sakit mengejar kebahagiaannya.

(Theme song “light house family – high”). Semakin dikejar kebahagiaan material maka semakin jauh pun dengan diri sendiri. Dan yang terjadi adalah kebosanan, mengeluh dan ingkar nikmat. Padahal kebahagiaan adalah apa yang ada sekarang sehingga janganlah meremehkan momentumnya.

Setelah memutuskan untuk mencari kebahagiaan lain seraya berniat untuk membagikannya maka bertawakkallah. Karena pada saat yang bersamaan justru akan muncul penyesalan-penyesalan yang berdalih analisis komparasi bahwa ternyata yang sebelumnya adalah lebih baik dari yang ini.Bukankah keputusan adalah bagian dari komitmen yang butuh pengorbanan, perjuangan serta pembuktian sehingga ketidaksesuaian kenyataan yang terjadi harus mampu diramu menjadi bait-bait hikmah dan semangat untuk menjadi lebih baik.

“Setelah memutuskan, Bertawakkallah”

Hikmah dan semngat disintesis untuk menjadi esensi dari pembuktian. Dan selanjutnya dibuatlah analisis untuk kemudian memutuskan hal lain yang lebih tinggi nilai komitmennya.

“Lakukanlah hal kecil dan terus-menerus”

04122010 : 06.07 WIB @Tong-tong (Sudut Favorit Sawah)

BAB II. KONVERSI TRANSKRIPSI 1431 H

Di bawah ini merupakan cuplikan transkripsi 1431 H, meski nilainya tak begitu memuaskan tapi semoga terus bisa menyemangati diri untuk melakukan perbaikan. Mata kuliah hidup apa saja yang diperoleh?, berikut adalah overview-nya :

1. Personal Improvement 1 (Self Interaction)

Merupakan mata kuliah hidup yang tiap semester harus selalu diulang karena ombak di luar sana tak bisa diprediksi, selain itu juga  supaya lebih mengenal lebih dalam mengenai kelemahan dan kekurangan diri sendiri sehingga . Terlihat ramah dengan orang lain, namun begitu acuhnya dengan diri sendiri. Rupanya ada banyak miss communication dan miss understanding dengan diri sendiri sehingga harus banyak menyapa nurani dan ramah dengan jiwa supaya lebih stabil.

2. Personal Improvement 2 (Families Interaction)

Masih harus terus melakukan remidi supaya tak kehilangan esensi dan eksistensinya. Karena seiring dengan berjalannya waktu pasti akan merasakan juga bagaimana menata sendiri lingkungan terkecil dalam masyarakat ini. Kelebihannya dijadikan pelajaran, sedangkan kekurangannya dijadikan sebagai bahan koreksi untuk perbaikan ke depan. Pelajari kembali keluarga dan berusaha untuk menjaga silaturrahim dengan elemen-elemen keluarga yang lain, bukankah pendidikan dan peradaban dimulai dari keluarga? “Rumahku  adalah surgaku” . #sepertinyamatakuliahiniakanadalanjutannya.

3. Personal Improvement 3 (Social Interaction)

Merupakan mata kuliah yang integral karena penggabungan antara interaksi diri dan keluarga. Kehidupan bermasyarakat yang kompleks dan penuh tuntutan membutuhkan pengasahan komunikasi dan interaksi yang harus terus menerus diperbaiki. Dimana kaki dipijak, di sanalah langit dijunjung #katapepatah. Berada di lingkungan masyarakat manapun harus cepat beradaptasi. Jika ingin terus mengembangkan sayap pemahaman akan masyarakat maka jangan hanya merajut satu komunitas masyarkat saja tapi bergeraklah menuju komunitas-komunitas lain yang lebih hetrogen. Ckcckkck, kuliah tingkat lanjutnya ada di semester berapa ya? #kokmenariksepertinya.

4. Self Actualization

Menurut Abaraham Maslow, tahapan tertinggi dalam tangga hierarki motivasi manusia  adalah kebutuhan akan aktualisasi diri. Hanya dengan kebebasan seseorang mampu  mengaktualisasi dirinya secara optimal. Dalam hal ini saya mencoba melakukannya melalui konsep ‘cintai.kuasai.menghasilkan’. Meski nilai materinya jauh dari cukup, namun tingkat kepuasan dan nilai gunanya akan terasa secara terus-menerus. Rasa-rasanya tag line I like, I do cocok untuk merepresentasikannya, hal ini memberikan sebuah dorongan internal bagi diri saya untuk terus menggali potensi diri dan menemukan titik passion saya. Dengan aktualisasi diri  yang positif akan mampu memberikan efek tarik-menarik dengan sekitar sehingga apa yang kita lakukan memberikan nilai guna bagi orang lain. Satu saja masukan saya untuk mata kuliah ini : “please, jangan lebay deh!”. Kalau yang ini mata kuliah pilihan.

5. Spiritual Exploration

Untuk menghadapi persoalan hidup yang dinamis dan beragam, tak cukup hanya dengan mengandalkan kemampuan emotional dan intelektual. Diperlukan kemampuan dan pemahaman spiritual untuk mengungkap misteri-misteri hidup yang sering irrasional dan tidak terpecahkan secara logika. Perbaikan kualitas ibadah secara vertical dan horizontal adalah cara untuk terus melakukan eksplorasi spiritual. Keikhlasan, kesabaran dan kesyukuran merupakan hal yang sering terdengar indah di mulut namun teramat sulit di prakteknya. Sudahkan anda mengaji hari ini? #kokseolah2ustadz. Nah yang ini mata kuliah wajib manusia yang beragama.

6. Spirit of Journey

Hidup adalah perjalanan dari satu tujuan ke tujuan yang lain. Semakin banyak mengenal dunia luar maka akan semakin membuka cakrawala berpikir kita akan esensi hidup yang tak sekedar mengisi perut dan mengejar kekuasaan. Perjalanan mengajarkan kepada kita tentang keberadaan Allah yang selalu dekat dengan kita dan betapa maha luasnya ciptaanNya. Sering, kelebihan yang kita miliki yang tak seberapa membuat sombong dan merendahkan orang lain. Saya suka mata kuliah yang ini, tiap semester ikut SP tak masalah asalkan ada yang bersedia membayar #dermawanmanaygbersediamengajakumrah?.

7. Dream Building

Mimpi itu diibaratkan dengan bintang-bintang, kita bisa melihatnya, namun kita tidak bisa menyentuhnya, merekalah yang menuntun kita menuju tujuan kita. Saya yakin setiap orang pasti punya mimpi dan harapan, namun tidak semua orang berusaha keras untuk merealisasikan mimpinya itu. Setidaknya, saat mimpi itu beredar dalam diri kita bangunlah fondasi-fondasinya sehingga jika tidak bisa diwujudkan hari ini, hari esok masih ada harapan untuk mewujudkannya karena kita sudah pernah membangunnya. Mata kuliah yang begini bagusnya diambil semester ganjil apa genap ya?.

8. Variety

Ada begitu banyak dalam keseharian yang kita temui, baik disengaja maupun tidak disengaja yang membuat hidup semakin beragam dan bermakna. Pertemuan tak diduga dengan teman-teman yang jauh di sana, perjalanan ke beberapa tempat yang sarat akan hikmah, event dan moment yang memberikan asupan inspirasi dan motivasi bagi jiwa yang pasang dan surut dalam  menghadapi dinamika permasalahan, serta ragam yang lain. Kalau ini namanya mata kuliah suka-suka dan sa’karepe ae soalnya tidak semua orang memilki kesempatan dan waktu yang sama. Tapi saya favorit sama mata kuliah ini.

Rabb, tolong berikan kisi-kisi untuk masing-masing mata kuliah di atas supaya tak kesulitan dalam menjawab setiap teka-teki dan pertanyaan yang ada di dalamnya.

BAB III. POINT-POINT PROPOSAL HIDUP 1432 H

III.1 Pelabuhan Harapan, Pelayaran Impian

Setelah menempuh perjalanan yang jauh-jauh, kapal-kapal harus singgah di suatu dermaga. Begitu pula dengan hidup, bukankah hidup ada perhentian tak harus kencang terus berlari, kuhelakan nafas panjang tuk siap berlari kembali #salahsatulirikPADI. Dermaga / perhentian adalah tempat dimana dilakukan introspeksi, pengisian bahan bakar, pembersihan, penenggelaman lelah dan penat serta pertemuan kembali dengan para guru kehidupan dan pelayar impian. Setelah itu, kapal pun bersiap untuk melanjutkan perjalanannya kembali, baik dengan rute yang sama atau mungkin dengan rute yang baru.

Surabaya:05122010 AbisAshar, Inspiring from KMP.Jokotole Saat Menuju Pulau Madura

III.2 Point-Point Proposal

 

Tempat Main Saat Kecil&Ruang Inspirasi Masa Kini

Dibawah ini merupakan ikhtisar point-point proposal yang belum bisa diungkapkan dengan agenda yang konkrit. Masih around mind dulu bentuk konkritnya. Allah maha mengetahui.

i.      Yaa Fattah, Engkau yang maha memberi keputusan, berikanlah kesudahan yang baik atas segala urusan kami dan berilah kemudahan serta jalan keluar atas kesulitan yang kami hadapi.

ii.      Yaa Ghaffar, AmpunanMu adalah pintu pembuka rahmat bagi kami, maafkanlah dosa dan kesalahan atas tindakan berlebihan yang telah kami lakukan.

iii.      Yaa Rasyid, bimbinglah kami dalam berdo’a agar do’a kami adalah do’a yang penuh hikmah. Dan juga bimbing kami dalam melangkah…bimbing hati, jiwa dan pikiran ini.

iv.      Yaa Dzahir, Yaa Bathin, aku sadar bahwa aku tidak begitu lihai membaca hati, oleh karena itu bantu aku untuk menyapa hati ini dengan ramah.

v.      Yaa Mutakabbir, Engakau maha kuasa atas segala sesuatu, ijinkanlah aku untuk melanjutkan mimpi yang sempat terputus dan berikanlah kepadaku kekuatan untuk terus membangun mimpi dari fondasi-fondasi yang sudah Engkau ijinkan untuk berdiri.

vi.      Yaa Syahid, Engkaulah yang maha menyaksikan, Engkau tahu bahwa aku sudah mencoba untuk belajar dan membuar rakit sendiri, Rabb… di luar sana ombaknya begitu besar mohon ilmu dan petunjukMu bagaimana harus melajukan rakit-rakit ini.

vii.       Yaa ‘Alim, pengetahuanMu meliputi segala sesuatu, tunjukkan kepadaku kemana rakit ini harus aku bawa atau kapal manakah yang harus aku tumpangi agar rakit-rakit ini sampai pada tujuannya.

viii.      Ikhlas, sabar, syukur dan bahagia itu adalah milikMu yaa Malik, karena itu karuniakanlah rahmatMu agar hal ini selalu kami gali di tengah keputusasaan, kepenatan, kebingungan dan kehampaan yang tengah kami hadapi.

ix.      Yaa Razzaq…Yaa Ghaniy…Yaa Mughniy…Yaa Baar, Engkaulah yang memberi rezeki, maha kaya dan pemberi kekayaan serta maha dermawan, jadikanlah aku orang yang sukses dan mulia  karena kemuliaan tanpa kemuliaan tanpa kesuksesan sama seperti lilin yang mampu menerangi orang lain namun membakar dirinya, dan kesuksesan tanpa kemuliaan sama seperti air yang tak mengalir.  Ajarkanlah kepadaku untuk memahami semua ini.

x.      Yaa ‘Ilmu, siramilah diri ini dengan pengetahuanMu yang luas dan berikanlah kekuatan kepadaku untuk terus bergerak dan berpindah menuju yang lebih baik seperti Engkau telah mengajarkan ini melalui hijrahnya Rasulullah dari Mekkah ke Medinah.

xi.      Yaa Sami’…Yaa Mujib, Engkaulah  yang mendengar rintihan dan   mengijabah do’a, kabulkanlah do’a kami.

xii.      Rabb, hanya kepadaMu segala urusan dikembalikan.

Yaa Lathif, inilah point-point proposal hidupku , semoga pena yang sudah aku tumpahkan ini  menjadi penyapa dan  penyemangat bagi jiwa yang selalu bergejolak.  Aku yakin Engkau  lebih tahu mengenai maksud dari masing-masing point tersebut. Tolong Bantu dan bimbing  aku  dalam mewujudkan proposal ini.

IV. Epilog

Selamat tahun baru hijriah 1432 H, semoga di tahun yang baru ini kita semuanya menjadi lebih baik dan kehadiran kita makin bermakna. Mudah-mudahan semangat hijrahnya Rasulullah menjadi semangat perbaikan kita untuk menjadi muhajirin-muhajirin yang dinamis, sukses dan mulia…..Amin yaa Rabbal ‘Alamin

Hai Muhajirin-muhajirin mari melangkah, bergerak, melaju dan berlarilah dengan ikhlas.

-Salam Hijriiah-

 

 

 

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Ismi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s