Hadir Di Rumah Kembali

Bismillahirrahmanirrahim,

Alhamdulillah setelah hampir 2 minggu terjebak di ibu kota Indonesia kini saya bisa menghirup kembali udara segar di kampung tercinta. Sedahsyat apapun cerita tentang Jakarta belum mampu mengubah pernyataan saya akan rumah yang biasa kita dengar “Baiti Jannati”, memang rumahku adalah benar-benar surga bagiku, terlepas ada beberapa hal yang kadang membuat kita banyak mengeluh akan kondisi di rumah…”Maaf ya rumah dan seisinya, gak maksud kok. Secara singkat rute perjalanan bisa disingkat seperti di bawah ini :

Berangkat : Surabaya Jakarta-Surabaya via Bandara Juanda dengan durasi 1 jam 10 menitan (jam 18.00 WIB take off)

Balik : Jakarta-Surabaya via Terminal Rawamangun, Jakarta (sekitar jam 9 malam berangkat, sampai Surabaya sekitar jam 9 malam…(funtastic) perjalanan yang panjang)

Transit : 2 malam di Surabaya di rumah saudara biologis

Hari ini, sampai juga di rumah tercinta. Baru saja sampai sudah tak bisa diam melihat kondisi rumah yang berdebu dan tertutup gorednnya…Dengan kekuatan sapu dan lap akan menghukummu.

Sengaja dan sudah niat tak ingin keluar rumah….eeeehhh, malah bocah-bocah datang ke rumah (segambreng lagi). Ada informan tepercaya yang memberitahukan keberadaan saya, apalagi hari ini ponakan saya turut serta ke Madura karena ingin “memamerkan” baju renang yang gak banget yang baru dia beli kemarin …”huuuu, somse kali dirimu”.

Menjelang isya’, hadir kembali si bocah-bocah, spontan saya tanyakan “ada apa ya?”, coba kalau jawab mau belajar saya akan mengatakan “kan sekarang liburan, libur dunk”, tetapi karena jawaban mereka “mau main mbak”. Saya pun mempersilahkan masuk dan duduk di teras depan rumah.

Mereka semuanya pulang karena cerita tentang pocong, saya pun melanjutkan aktivitas di rumah. Yes, untuk melemaskan badan saya meminta dipijit ke Mbak Su. Terimakasih ya Mbak Su sudah meluangkan waktu untuk memijit saya, maaf tawaran untuk kerokan saya tolak karena saya tak mau membiasakannya, pijit ini saja jarang-jarang (tak seperti abang saya yang demen banget dipijitin sama sepupu yang spesialis  di bidang ini).

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Ismi, Madura. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s