Melek-an, Ada Face 2 Face

Masih terngiang seorang penggali di Surabaya beberapa saat yang lalu yang banyak memberikan galian iman, semakin lebih berintrospeksi bahwa hidup adalah suatu hal yang berwarna. Alhamdulillahirabbil’alamin telah Engkau pertemukan kami dengan sang penggali itu secara tidak sengaja, tak banyak rangkaian kalimat yang bisa diungkap karena terlalu banyak keluh kesah dan ketidakbersyukuran yang tak pantas untuk dituliskan, tak sebanding dengan sang penggali itu yang senantiasa meretas senyum syukur menatap dunia yang penuh kekeruhan sekeruh dan sehitam kumpulan lumpur yang ia kumpulkan dalam karung-karung goni itu.

(malam ini)

Bukannya tak bisa tidur, namun dikarenakan suatu aktivitas favorit beres-beres rumah dan kamar dikarenakan ada pergeseran benda sehingga memberikan dampak sistemik terhadap benda-benda yang lain. Dengan demikian jadilah beres-beres parsial padahal beberapa menit yang lalu sudah selesai menyapu. Setelah selesai, dilakukan tes koneksi dan menyapu lagi karena meninggalkan debu yang tak enak diinjak kaki. Benar-benar selesai dilanjutkan cuci tangan dan kaki dan menonton TV. Tak selalu, hidup adalah ketidaksengajaan, sambil memegang remote untuk memudahkan mobilitas perpindahan channel TV sampailah pada metroTV yang menghadirkan Deasy Anwar sebagai moderator dan narasumbernya adalah George Soros yang merupakan pimpinan manajemen dari Soros Fund Management. Nama dari program tersebut adalah Face 2  face.

(Fantastis)

Cara Desi Anwar membawakan acara tersebut benar-benar cerdas, tangkas dan global. Penggunaan bahasa inggrisnya pun mudah dipahami dan tak cas cis cus yang bikin kabur pendengaran, benar-benar intonasi dan dialek yang tertata.

(ulasannya)

Mengenai ekonomi global yang akhir-akhir ini mengalami krisis. Dan diangkatlah mengenai negara-negara yang bersinar dari krisis tersebut, juga negara yang terpuruk akibat krisis tersebut. Tentu saja, sudah pada tahu bukan negara-negara manakah itu ? Yup, USA adalah negara yang paling terpuruk akibat krisis tersebut, sedangkan China adalah negara yang bersinar akibat krisis global tersebut. Beberapa negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan adalah India dan Indonesia.

(Pernyataan yang menarik dan inspiratif)

Menurut Soros : ibarat matahari yang tumbuhnya selalu menghadap matahari, maka demikianlah dengan negara China. Banyak negara-negara dunia yang menghadap ke China karena kondisi perekonomian China yang stabil walaupun krisis global menghalau dunia.

(Udah dulu)

Bisa-bisa panjang ceritanya kalau membahas dan menganalisis topik ini, yang jelas dengan program ini bisa menambah wacana berpikir saya tentang ekonomi dunia dan liku-likunya. Walaupun isi dan paparannya tak beda jauh seperti dalam majalah business week yang pernah saya baca beberapa waktu lalu mengenai cara China bangkit dan memberikan sinarnya di tengah-tengah krisis global.

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Ismi. Bookmark the permalink.

2 Responses to Melek-an, Ada Face 2 Face

  1. Wah, menarik paparannya ya. mengglobal lagi. kayak pengamat ekonomi aja deh.😀

    Salam kenal dulu deh…

  2. IUR says:

    Ok, terimakasih atas komentar dan masukannya, salam kenal balik ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s