Waa Syukurillah…Great Week

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin,

Masih teringat pernyataan Ustadz Yusuf Mansyur saat mengisi taushiyah di Kantor Indosat Surabaya, Jalan Kayon  sebulan yang lalu bertepatan dengan malam Valentine. Tema saat itu adalah “keajaiban silaturrahim”, yang semakin membuka dan menambah pengetahuan tentang kekurangan diri yang harus banyak diperbaiki dan disyukuri juga. Beliau mengatakan “Enak jadi pengangguran bisa silaturrahim kemana-mana”. Tersenyum saya dengan pernyataan beliau yang seperti itu. Yah, yang namanya rasa bosan, jenuh dan sejenisnya itu pasti ada dalam diri kita sebagai manusia, tapi bagaimana meramu perasaan itu menjadi sebuah action yang positif rasa-rasanya lebih sangat berarti dibandingkan hanya sekedar menghabiskan waktu bangun, tidur, makan kemudian tidur terus makan lagi. Di luar sana masih banyak yang bisa kita lihat dan amati (ngelantur kan ngomongnya…..mari kita balik…tentang note taushiyah ini, nanti akan saya coba convert ke dalam tulisan digital, saat ini masih dalam bentuk tulisan analog).

Dalam seminggu ini banyak agenda yang telah dikerjakan, alhamdulillah dalam agenda tersebut terselip ilmu-ilmu hidup yang banyak memecut nurani serta semangat saya. Bukan berarti saya adalah orang yang benar, namun dari kesalahan yang sudah saya buat semoga Allah senantiasa membukakan jalan untuk saya agar senantiasa berhati-hati dan secara kontinu mereview dinamika diri menuju ke arah yang lebih baik tentunya. Adapun agenda tersebut adalah sebagai berikut :

1. Hari Minggu kemarin seperti biasa jika kebetulan saya di Madura melakukan olah raga pagi, karena ada anak-anak kecil yang ikut maka niat untuk naik sepeda diurungkan. Sangat menyenangkan berjalan pagi bersama mereka, dunia terasa makin berwarna seperti pelangi karena keceriaan yang telah meraka persembahkan tanpa skenario.

2. Hari Senin-nya (15 Maret) digelar acara perayaan Maulid di rumah dengan konsep acara yang tak beda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya (kalau saya yang jadi sponsor utamanya, nanti saya ganti konsepnya supaya tak monoton seperti itu). Walaupun terlihat monoton namun terlihat sedikit dinamika perubahannya yang tak perlu saya jabarkan di sini. Seperti halnya event-event dalam sebuah kepanitiaan, begitupun acara di rumah…kurang lebih sama lah yang tak perlu saya jabarkan di sini juga. Ada banyak hal yang didapat dari event ini, baik dari sisi internal keluarga maupun eksternal dengan tetangga karena kebetulan hari perayaan Maulid-nya berbarengan dengan tetangga depan rumah. Ilmu manajemen dan ketegasan hidup pun berperan di sini. Sempat terjadi kontroversial dan sedikit silang pendapat mengenai ini, namun Alhamdulillah Allah akan senantiasa menjadi hakim terbaik untuk tiap hal yang kita alami, perayaan Maulid tetangga yang juga dibarengi dengan tasyakuran ulang taun putri bungsunya tersebut akhirnya dimundurkan menjadi hari Rabu (17 Maret 2009).  Just sorry for the negative prejudice I’ve made in, no wonder..it’s the oscillation of emotion coz we’re a human, aren’t I, currently Alhamdulillah related parties keep in good, No more comment………….!!!!!!!!!!, Thank’s My Rabbi.

3. 17 Maret!!!! Happy Birth day my beloved Ummi…semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan usia, keluarga dan rejeki serta dilapangkan segala hal, semoga kami anak-anakmu menjadi anak yang sholeh dan sholeha….Amin yaa Rabbal ‘Alamin, maaf kalau kami susah diatur, sering berbeda pendapat atau bahkan sering menyakiti. Masih selalu ingat pesan Aba “kalau minta do’a, mintalah sama Ummimu”…”mohon do’a dan ridho-mu wahai Ummi untuk tiap langkah dan keputusan yang kami lakukan”

Beg ur PARDON, coz I just could present words and worship and not real gift, InsyaAllah next moment I could give precious things for representing my respect to you.

4. 18 Maret!!! Happy Birth Day Shabrina Aisyah Syafarilla…semoga menjadi anak yang sholeha, sehat, beriman dan berilmu. Semoga kado berupa krayon, penghapus krayon warna kuning dan buku belajar berhitung-menulis-membaca&mewarnai membawa Shabrina ke harapan dan do’a yang sudah ditulis barusan.

Maaf ya kadonya tak dibungkus, mana telat lagi, no problemo lah…yang penting makna dibalik kadonya, sebagai bentuk permohonan maaf-nya kita kan udah bahas dan isi bukunya….yang belum diisi nanti kita bahas lagi kalau tante ke Surabaya (iyo rek! lupa salam persahabatannya…salam persahabatan dulu ya).

5. 20 Maret Training sholat Tahajjud di Graha Pena, Jawa Pos dengan trainer Prof. DR. H. Moh. Sholeh MPd PNI, great knowledge..inspiring…motivating and….(speechless). Terapi tahajjud mampu mengobati segala penyakit, beliau membuka praktek rumah sehat di Kediri dan juga masjid Al-Akbar Surabaya setiap hari Kamis ba’da Dzuhur.

6. 21 Maret, praktek sholat tahajjud bersama professor di Masjid UBHARA (sebelah kanan Graha Pena), kemudian siangnya ada kajian alumni UPZ ESQ Jatim di kantor PLN (sebelah kiri Graha Pena).

Alhamdulillah, terimakasih atas nikmat iman, islam, ihsan serta ilmu yang telah Kau berikan ini, semoga menjadi saku untuk menjalani kehidupan yang penuh onak ini, menjadi penenang dan penentram batin serta kebermanfaatan bagi sekitar.

So…just Go Moving On, Serious ( in all things and segments) and Focus,,,,InsyaAllah.

-Good night, zzzzzzZZZZZzzzz-.

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Ismi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s