Indonesia, Review 2008 dan Outlook 2009

Apakabar para pembaca semuanya? Sudah didapatkah apa yang teman-teman cari? Ok, selamat berselancar dan terimakasih atas waktunya untuk membaca tulisan ini.

Seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 31 Desember 2008 saya menonton salah satu program televisi swasta Indonesia yang sangat bagus menurut pandangan saya. Karena isi dari program ini yang sarat akan analisis dan realitas, saya pun memasang reminder di kamar saya agar tidak terlewat menonton program ini. Program ini ditayangkan cukup pagi dan Alhamdulillah sebelum saya berangkat menuju kantor, tanpa berpikir panjang saya sangat berniat sekali menonton program ini. Program ini jika tidak salah saya menulis judulnya adalah “Nine nations on 2009” (tolong koreksi ya MetroTV). Sangat menarik sekali, ada 9 wartawan di sana dari 9 negara yang berbeda yang memaparkan tentang review untuk Indonesia dalam masa 2008 dan outlook untuk Indonesia di tahun 2009. Negara-negara tersebut adalah Inggris, Malaysia, Jepang, China, Australia, Indonesia (ckckckckckkc, apalagi ya? ada yang ingat?, thx guys).

Dalam tulisan saya kali ini saya tidak akan membahas tentang semua yang dibahas di sana karena keterbatasan kemampuan saya dalam mencerna setiap topik yang mereka bahas. Dalam tulisan ini, mungkin saya lebih memadukan antara apa yang sudah saya rangkum dalam bentuk tulisan poin-poin yang menurut saya menarik dan point of view saya dari analisis dan realitas yang sudah mereka paparkan.

Berikut adalah paparan yang bisa saya tuangkan ke dalam bentuk tulisan

Catatan dan ulasan para Jurnalis tersebut adalah sebagai berikut :

1. Krisis Global yang dipicu oleh resesi eknomi di Amerika Serikat sebagai akibat dari morgage prime.

2. Beberapa hari menjelang 2009, dunia dikejutkan oleh insiden pelemparan sepatu oleh salah seorang wartawan Irak terhadap mantan presiden Amerika Serikat G.W. Bush. Menurut pandangan salah seorang jurnalis yang hadir dalam program tersebut, insiden ini merupakan salah satu bentuk rasa frustrasi warga Irak terhadap aksi invasi Amerika Serikat yang dilakukan terhadap Irak.

3. Konflik Timur Tengah (Iran, Irak) yang belum kunjung reda.

4. Presiden Iran (Mahmud Ahmadineejad) menjadi tokoh yang paling populer karena senantiasa berseberangan dengan isi kepala “sang penjajah Irak” (ini istilah saya saja). Presiden yang menarik perhatian dunia ini karena program pengadaan uranium.

5. Barack Obama terpilih sebagai presiden AS, pengganti George W. Bush. Beliau adalah presiden pertama AS yang berasal dari kulit hitam. Obama banyak mendapat dukungan internasional, baik modal moral maupun politik.

Salah satunya adalah respon dari presiden Iran (Mahmud Ahmaddineejead) terhadap Obama. Jadi dapat dikatakan bahwa sang presiden Iran ini sebenarnya bukan “tidak menyukai” Amerika Serikat tapi tidak menyukai “personality” sang regulator AS sebelum Obama (is it right sir ?)

6. Di China diselenggarakan pesta Olimpiade (berlokasi di Beijing). China keluar sebagai juara umum. Hal ini semakin mengangkat prestasi dan pandangan dunia terhadap China. Dari sinilah membuka peluang bagi China untuk dilirik para investor. Beberapa catatan penting tentang China di tahun 2008 adalah sebagai berikut :

Untuk semakin memantapkan posisi perekonomiannya di dunia diterapkan prinsip “Waktu adalah uang, efisiensi adalah nyawa”, dilakukan “foreign direct investment” , China menjadi pabrik dunia yang menyediakan bahan baku produksi yang murah dan banyak.

Selain itu, China juga ikut terlibat dalam pengadaan proyek besar di Indonesia yaitu Pembangunan Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura).

Hanya sekedar harapan dan masukan untuk China dan elemen yang terlibat dalam proyek ini : ” dinantikan realisasi secepatnya dalam upaya penyelesaian proyek ini, dimohon pemantauan yang ketat dalam proses berjalannya proyek ini, tolong pergunakan bahan-bahan yang berkualitas dan bukan bahan yang murahan karena hal ini menyangkut kenyamanan dan keamanan fasilitas publik”

7. Di Malaysia, panggung politik diramaikan dengan kembalinya Anwar Ibrahim ke kancah politik untuk meramaikan penggantian pimpinan di Malaysia pada bulan Maret 2009 nanti.

Pada tahun tersebut terjadi perselisihan antara Malaysia vs Indonesia terkait dengan klaim wilayah dan budaya.

8. Di Indonesia sendiri , sorotan yang paling dominan adalah tentang eksekusi mati Amrozi cs yang dituduh sebagai teroris, gempa bumi, tsunami dan fenomenalnya ayat-ayat cinta.

Terkait dengan ayat-ayat cinta, salah satu wartawan dar Aljazeerah Inggris memuatnya dan menyampaikan argumennya tentang film ini. “Belum ada sebuah film yang menarik begitu banyak penonton sampai mencapai 2 juta orang penontonnya, sungguh merupakan film yang fenomenal di Indonesia pada tahun 2008”. “Film ini layak ditonton di masa represif Indonesia”. Semua orang memiliki pendapat yang berbeda tentang film ini terutama isu kontroversial tentang poligami dan hak-kewajiban wanita.

Disamping fenomenalnya ayat-ayat cinta, sorotan wartawan luar terhadap Indonesia adalah tentang gizi buruk yang merupakan dampak dari perubahan iklim. Sekedar informasi bahwa pada tahun 2006 dan 2007 di Indonesia berlangsung musim kemarau yang panjang (kurang lebih selama satu tahun). Sehingga pada tahun 2008 perubahan iklim ini membawa dampak yang cukup signifikan terhadap gizi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pedalaman/pedesaan. Gizi buruk ini juga bagian dari efek domino mengenai “sesuatu” yang dilakukan di bagian dunia lain yang juga membawa dampak terhadap Indonesia atau mungkin negara lain yang tidak ketahui secara media. Sorotan ini dilakukan oleh Jurnalis yang biasa melakukan peliputan berita di Baghdad. Lokasi peliputan adalah di Timor Barat, Indonesia, sebagai wartawan yang biasa meliput berita di daerah rawan konflik, menyaksikan pemandangan gizi buruk di Indonesia ini merupakan suatu hal yang sangat kontroversial sekali jika dibandingkan dengan kondisi di Irak dan di tengah-tengah kondisi Indonesia yang saat itu kelebihan produksi makanan.

9. Wartawan Jepang banyak menyorot tentang fluktuasi perekonomian terhadap laju perekonomian di Jepang, 50 tahun hubungan Indonesia-Jepang.

Bagaimana prediksi para wartawan Indonesia terhadap Outlook Indonesia di tahun 2009 :

Secara perekonomian, “aktivitas perekonomian di Indonesia hanya melamban dan tak sampai resesi” (Amin yaa Rabb).

Dikarenakan pada tahun 2009 ini akan dilakukan agenda penting oleh beberapa negara di dunia terkait dengan pergantian pimpinan :

– pemilu di Israel

– pemilu parlemen di Lebanaon

– pemilu di Jepang

-pemilu di Malaysia

-pemilu juga dilakukan di Indonesia

Berdasarkan argumen personal, Indonesia perlu memperiapkan diri untuk suatu kebijakan luar negeri yang bisa menjawab tantangan jaman saat itu. Memperbaiki sistem perekonomian yang tidak konsisten dan berubah-ubah tanpa pemberitahuan yang jelas. Let’s grow up my beloved nation, Indonesia.

(tulisan ini akan direview dan diedit lebih lanjut lagi supaya lebih bagus pembahasannya). Tunggu saja ya! lagi kurang konsntrasi sekarang karena multitasking.

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Ismi. Bookmark the permalink.

2 Responses to Indonesia, Review 2008 dan Outlook 2009

  1. tetangga says:

    reviewnya lwt BMS ga bu?

    cooment ga penting yak..hihihi

  2. Untungnya review-nya gak lewat BMS, coba klo lewat tuh sistem bakal ribet deh direview-nya. Entah deh harus nonton sampe brp lama tuh program TV.
    Kayak dimana aja ya kita, padahal tinggal nengok awak langsung bisa direspon deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s