SK vs SK = ‘Disidang’

“Pengakuan” itulah daftar kosakata yang saya dapat dengarkan lagi setelah beberapa lama jarang sekali muncul dalam bahasa komunikasi sehari-hari. Inilah efek samping dari kedekatan saya dengan teman saya, tanpa saya meminta pun, dia dengan secara sadar dan tanpa penuh paksaan melakukan pengakuan itu. What’s a great statements, my best friends!

Setelah beberapa saat lampu kamar saya dimatikan, teman seperjuangan ini pun menyalami saya yang tengah berbaring di atas kasur pinjaman rekan kosan yang lain. Teman yang menyalami saya ini tidur diatas kasur kesayangan saya (saat itu saya bertutur kepada dia “siapa siy yg sbnernya punya kosan”, dia pun berujar “ini kosan bersama”, saya pun melanjutkan “dasar, lanjut aja deh, knape neh pake salaman?”), dia pun mulai pernyataannya “is, gue mo pengakuan neh”, saya sidang bisa memprediksi apa yang akan dia akui, apalagi jika bukan urusan hati. Saya pun menjawab “jadian ama sapa, sama si Mr.x ya ?”(sory gak bs nyebut nama, ntar juga tau sendiri)”, sang pengaku pun berkata “kok lo tau seh?”, saya melanjutkan “ya lah tau, feeling aja neh”. Selanjutnya, sang pengaku ini pun bercerita tentang prosesnya seperti apa dengan Mr.X ini sampai bisa luluh hatinya, kebetulan si Mr.x ini adalah teman sekelas saya dulu untuk beberapa semester dan sering juga bertengger ke kosan bersama teman-teman yang lain untuk belajar bersama.

Ok, lanjut ya!, jika saya menceritakan apa yang teman saya ceritakan sepertinya blog ini akan menjadi novel nan apik, romantis dan menggelikan, untuk itulah lebih baik tidak saya ceritakan semuanya, karena saya bukanlah tipe orang yang naratif. Beberapa hari setelah itu, kami bertiga menginap di rumah salah seorang teman di daerah Jati negara yang kebetulan teman seperjuangan juga. Nah, dari situ, sang pengaku ini membuat pengakuan ke teman saya yang rumahnya sudi untuk kami inapi ini. Pengakuan ini entah ditriggeri dari mana, namun yang saya tahu pasti kronologisnya adalah saat saya baru kembali dari luar bersama satu teman yang lain (jumlah keseluruhan ada 4 orang, sudah termasuk teman saya yang punya rumah), kami pun duduk di ruang keluarga sambil menikmati kue yang beberapa detik yang lalu ditawari oleh sang ibunda teman saya untuk dimakan (ada brownies, lumpia dan bolu..tante! terimakasih ya buat kuenya, sayang masih kenyang tante jadi gak kmakan semua deh), sambil bermain bola basketnya anak kecil kemudian berbaring diatas kasur bawah yang ada di depan TV, sang teman yang empunya rumah pun nyeletuk “kok bisa siy lo jadian sama Mr.X”, saya dan teman yang baru kaluar pun tertawa terpingkal-pingkal dan si pelaku pun hanya cengar-cengir kiri kanan, tidak berhenti-hentinya saya tertawa, sang teman empunya rumah melanjutkan lagi “knapa gak dari dl seh lo, knp baru skrang, udah ditembak brp kali lo? (kami berdua cuman bisa ktawa karna udah tau critanya dan udah diceritain sblmya oleh yang bersangkutan)”. Percakapan dan diskusi pun berlanjut, dengan posisi tertuduh yang stratgegis karena posisi duduknya yang paling tinggi dan paling depan diantara kami, jadilah dia bak orang yang disidang, saya pun menjadi moderator untuk mengarahkan pertanyaan agar tidak melnceng dari topik walaupun pada ujungnya saya juga terkena efek dominonya.

Sekianlah dulu, kasian juga oknumnya jika cerita ini dilanjutkan lagi, nanti bisa jadi semakin kecil aja orangnya (hahahahahhahahaha, peace men!). Hanya ingin berbagi sajam bahwa inilah resikonya menjadi anak SK yang jadian sama anak SK (ooooooohhh, sabar ya temen), ritual sidang tidak akan terlewati karena akan selalu ada laporan dan sidak (sidang dadakan) yang tidak ada pemberitahuan informasi sebelumnya karena berjalan begitu saja.

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Ismi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s