Belajar Bahasa Madura yang Original

Alhamdulillah,

 

Originalitas Caraka Madhura

Tak sengaja membuka-buka folder di notebook, bertemulah saya dengan scan-an huruf Madura asli yang pernah dituliskan oleh Bapak yang konon dibuat mengajari saya dan dijadikan sebagai panduan di sekolah. Jadi sekedar info saja jika saya selama mengenyam studi di bangku SD sampai SMP mendapatkan yang namanya pelajaran Bahasa Madura. Pelajaran yang bagi saya meski asli Madura adalah pelajaran yang menyulitkan dan bikin lidah puter kiri dan puter kanan. Lebih-lebih kalau sudah memasuki huruf asli bahasa Maduranya yang sarat dengan aturan begini dan begitu…Alamak!!!Tomat oh Tomat (kok lagunya Wali ya).

Kalau Jepang punya Katakana dan Hiragana, China punya pinyin atau hanzhi, Jawa punya aksara jawa kuno (honocroko), maka tentu saja Madura punya huruf original. Yup, namanya sudah tak asing dan aneh di telinganya orang Madura tentunya “Aksara Caraka Madhura (Anacaraka)”.

 

nah yang sebelah sono Angkanya

Secara huruf, tentu saja tidak sama dengan huruf jawa kuno tapi tulisannya hampir sama. Selain huruf, dikenal juga angka. Dan ini lagi yang lebih penting huruf besarnya ada sendiri dan hanya beberapa huruf saja yang bisa dibesarkan secara Madura original. Bingung kan? tenang saja, saya juga bingung kok, jadi wajar saja kalau yang tidak pernah menghirup udara masa kecil di madura kebingungan, wong saya saja yang sudah jelas-jelas sering bertemu dengan pelajaran ini sampai sekarang masih level yang biasa-biasa saja. Bule saja yang hanya bertahun-tahun di Indonesia sudah bisa menguak sastra jawa meski tulisan yang di dalamnya terbilang baru baginya.

Caranya supaya mahir bisa menulis dan membaca bahasa Madura yang original :
1. Kenali huruf-hurufnya (sama seperti mengenal huruf A-Z), perlu dicatat bahwa aksara asli madura hanya ada huruf-huruf berikut : a, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, pa, dha, ja, ya, nya, ma, ga, ba, tha, nga (nah tulisannya gimana bisa diliat di gambar tuh , ada 19 huruf ya #lihat bagian paling atas)
2. Kalau huruf-hurufnya bertemu dengan huruf yang lain ada aturan penulisannya, tidak asal masukkan dan mencocokkan hurufnya begitu saja. Ada beberapa huruf yang mempunyai gantungan dan ada juga huruf yang mempunyai pinggiran. Nyeri kan menangkap maksudnya?. Santai saja, pantengin aja gambarnya nanti juga mengerti sendiri.
3. Lalu kalau bacaan atau tulisannya tidak melulu a gimana ? ya gampang aja, tinggal menggunakan tanda baca yang bersesuaian sesuai bunyi dan tulisan yang diinginkan. Contohnya bisa dipantengin lagi gambarnya.
4. (Di gambar lagi) ada yang namanya Aksara Raja = Huruf Besar, jadi dalam bahasa Madura original hanya ada beberapa huruf saja, yaitu : Na, Sa, Pa, Ka, Ta, Nya, Ga, Ba. Kenapa hanya ada 8 huruf besar? gimana kalau langsung nanya saja sama pangeran Cakra Ningrat atau Ke’ Lesap, siapa tahu beliau-beliau yang notabene banyak berkecimpung dalam sejarah Madura bisa menjawab.
5. (jangan jauh-jauh dari gambar ya) ada lagi yang namanya Aksara Sowara = Huruf Vokal-Huruf Hidup. Nah ini dipergunakan untuk nama atau negara atau kata lain yang mengandung huruf besar di depannya.
6. Kalau nulis angka? gampang, sudah sangat jelas Bapak saya menuliskan contohnya. Kalau tidak mengerti namanya kebangetan dah?.

Sekian dulu pelajaran hari ini, jangan lupa ajari saya belajar bahasa Madura sehari-hari yang halus punya karena sering mendapatkan kritikan dari saudara dan teman-teman kalau bahasa halus Madura saya amburadul dan terjadi disposisi kalimat. Sampai-sampai seorang penjual lontong mie di depan toko sepupu saya mengatakan “belajar nak dari sekarang, nanti biar gak salah-salah ngomong sama mertuanya” # nyengir aja, mertuanya pake bahasa ibu kok & bukan bahasa Madura. Makin dilebay-lebayin oleh seorang sepupu saya dengan mengatakan “wah, ternyata gak bisa berbahasa Madura, mesti banyak belajar tuh”, saya membela diri dengan mengatakan : “bukannya gak bisa, kurang terbiasa saja”. Selamat belajar dan selamat bereksplorasi.

“Mari lestarikan budaya daerah yang merupakan akar dari kebudayaan nasional

About these ads

About Is

Iis Rasjeed
This entry was posted in Al-Rasjid. Bookmark the permalink.

6 Responses to Belajar Bahasa Madura yang Original

  1. lanjot taretannn…mantebbbbbs!

  2. suriono rai says:

    mantheppppp..sy bangga menjadi orang madura karena masih ada orang yg peduli terhadap bhasa dhibi’ (suku madura)

  3. Frista says:

    Calon suamiku orang madura…jd plan2 q mulai blajar budayanya, bahasanya, makanan khas nya …Thanks mbak…infonya sangat membantu (^_^)

  4. Is says:

    Sama2 mbak, smg dimudahkan jalannya menjadi pasangan suami-istri

  5. Syaf Anton says:

    ngireng le’-ale’, jar-kalenjer da’ Okara Madhurâ (http://okaramadura.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s